
Andra & The Backbone merupakan salah satu grup musik dari Indonesia. Anggotanya berjumlah tiga orang yaitu Dedi, Stevie, dan Andra Junaidi. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2007. Lagu utamanya ialah Musnah. Album pertamanya ialah Andra & The Backbone, dirilis tahun 2007.
Salah satu anggotanya, Andra Junaidi, sekarang juga adalah seorang pendiri dan anggota dari grup band Indonesia yang terkenal Dewa 19.
Personel:
Nama : Andra "Ramadhan" Junaidi
TTL : 17 Juni 1972
posisi : Gitar
Nama : Stevie Morley Item
TTL : Jakarta, 28 Maret 1979
Posisi : Gitar
Nama : Dedy Lisan
TTL : 2 Juli 1976
Posisi : Vokal
Album studio:
1. Andra & The Backbone (2007)
2. Season 2 (2008)
Selengkapnya...

Aura Kasih yang lahir di Bandung pada 23 Februari 1988 merupakan finalis miss Indonesia 2007 mewakili Provinsi Lampung, Aura Kasih meramaikan belantika musik Indonesia sebagai penyanyi solo wanita. Dalam setiap peformancenya, Aura juga termasuk berani. Pesona gadis cantik berambut panjang ini semakin keluar dengan warna musik Pop, Reggae, Dancehall, dan Rock.
Kehadiran Aura di belatika musik Indonesia memang menjanjikan sesuatu yang baru. Tak hanya dari performance, lirik dan jenis lagu yang disuguhkan pun beraneka ragam. Influence bermusik Aura datang dari Baby Charm, Bounty Killer, Lady Saw, Shaggy, Dawn Pen, The Aggrolites, Sublime dan masih banyak lagi. Walaupun baru merilis album, tapi Aura sudah mendapat sambutan baik. Gadis seksi ini patut merasa bangga karena dipilih sebagai MTV HOT SEAT ARTIST bulan Maret dan April 2008
Album studio: 1. Malaikat Penggoda (2008)
Selengkapnya...

Angkasa adalah band asal Cianjur yang terbentuk pada 23 November 2004, awalnya adalah band panggung dengan warna klasik rock. Mereka juga kerap membawakan lagu-lagu milik Bon Jovi, U2, Mr Big atau Dewa. Masing-masing mereka memiliki latar belakang musik rock. Itu yang menyatukan jiwa mereka sampai sekarang. Lingkungan yang kondusif menjadikan Angkasa Band berkembang pesat. Mereka menjadi Juara I Festival Band tingkat SLTA tahun 2004, dan Juara III Musikalisasi Puisi Se Jawa Barat di tahun yang sama.
Kemudian mereka juga menjadi Juara I Pentas Merdeka tahun 2006, dan Juara III Lomba Cipta Lagu Se Jabar tahun 2007. Band ini juga sempat ikut ajang Dreamband tahun 2005 yang menjadikan Ato terpilih dalam tiga besar untuk kategori vokalis. Hanya saja, dia memutuskan untuk tetap bersama Angkasa.
Blessing in disguise, pamor itu juga yang membawa mereka ke tangan produser Harry Tasman yang kemudian membawa mereka berkenalan dengan label sebesar Warner Music Indonesia. Dalam waktu singkat mereka akhirnya menandatangani kontrak untuk membuat album yang sesungguhnya. Lahirlah album JPS dengan hit JPS, Luka, Asya, Cemburu Buta, Cinta Berat, Putuskan Aku, Teman, Tyas, Yang Berlalu Biarlah, dan Akulah Yang Bisa.
Personel:
Nama : Ato
TTL : Cianjur 22 Maret 1984
Posisi : Vokalis
Nama : Ovieck
TTL : Cianjur 25 Juni 1985
Posisi : Bassis
Nama : Anggie
TTL : Cianjur 01 Desember 1986
Posisi : Drummer
Nama : Ling Ling
TTL : Karawang 20 Februari 1987
Posisi : Keyboard
Nama : Teguh
TTL : Cianjur 02 Desember 1984
Posisi : Guitar
Album studio: 1. Jangan Pernah Selingkuh (JPS)- 2008
Selengkapnya...

Agnes Monica memulai karirnya sebagai penyanyi cilik yang sukses menelurkan 4 buah album. Ketika beranjak dewasa, Agnes ingin mengubah imagenya menjadi lebih dewasa. Ia pun merilis album dewasa pertanya berjudul "And The Stories Goes".
Nama Lengkap: Agnes Monica Muljoto (Agnes Monica)
Ttl: Jakarta 1 Juli 1986
Penghargaan:
1. Artis Wanita Terfavorit versi MTV Indonesia
2. Album Pop Solo Ngetop 2006 dari SCTV Music Award
3. Pembawa Acara Anak-anak Wanita Favorit Panasonic Awards 1999
4. Pembawa Acara Anak-anak Wanita Favorit Panasonic Awards 2000
5. Bintang Drama televisi Favorit Panasonic Award 2001
6. Bintang Sinetron Wanita Favorit Panasonic Awards 2002
7. Aktris Ngetop SCTV Awards 2002
8. Artis Bintang Sinetron Wanita Favorit Panasonic Awards 2003
9. Penyanyi Wanita Pendatang Terbaru Terbaik Anugrah Planet Muzik Awards 2004,Singapore
10.Aktris Ngetop SCTV Awards 2004
11.Aktris Ngetop SCTV Awards 2005
12.Aktris Pop Solo ngetop SCTV Award 2006
13.Artis Solo Wanita Terbaik 2006
14.Karya Produksi R&B Terbaik versi AMI Award 2006
15.Aktris Terfavorit Panasonic Award 2007
Selengkapnya...

Afgan Syah Reza adalah penyanyi pendatang baru kelahiran Jakarta, 27 Mei 1989. Sejak kecil AFGAN tumbuh dalam keluarga musik. Semakin besar,dia pun semakin akrab dengan aktivitas musik. Seperti mendengarkan dan menyanyikan lagu favorit. Meski tidak banyak memiliki pengalaman belajar vokal secara formal,AFGAN memulai ambisinya sebagai penyanyi lokal.
Dengan bakatnya yang tersembunyi AFGAN datang ke WannaB Instant Recording untuk menyanyikan lagu favoritnya dan menyalurkan hobinya. Tanpa sepengetahuan dirinya ia ternyata diperhatikan oleh salah seorang
personil di WannaB. Dan hasil rekamannya ternyata mengagumkan dan memenuhi syarat untuk diproduseri oleh WannaB music production dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi artis professional. Dia pun terinspirasi oleh WannaB dan menandatangani kontrak rekaman sekaligus membuat album demo yang kemudian selesai pada September 2007 dan diproduksi oleh WannaB Music Production.
Biodata AFGAN
Nama : Afgan Syah Reza
TTL : Jakarta, Mei 1989
Pendidikan : FE UI International, Depok
Ibu : Lola Purnama
Ayah : Loyd Yahya
Album studio: 1. Confession No.1 (2008)
Selengkapnya...

Ada Band terbentuk tahun 1996 dengan anggota Ibrahim Imran (Baim), Iso Eddy H, Elif Ritonga (E'el), dan Khrisna Balagita. Tahun 1997, Ada Band merilis album perdana. Pasca album perdana, mereka vakum 2,5 tahun. Juli 1999 album kedua pun dirilis. Setelah album kedua E'el dan Iso hengkang. Rama Yaya Muktio kemudian bergabung sebagai drummer. Desember 2001, Baim hengkang. Ada Band vakum kembali.
Awal 2003, Ada Band kembali dengan formasi Krishna (keyboard), Dika Satjadibrata (bass), Rama Yaya (drum), Marshall Suryarachman (gitar) dan Donnie Sibarani (vokal). Dengan formasi ini Ada Band merilis 'Metamorphosis' di bawah label EMI. di 2008 Khrisna pun hengkang.
Personel:
Nama: Krishna Balagita (Krishna / Mas Boz)
Posisi: Piano / Keyboard
Ttl: Jakarta, 26 Maret
Nama: Suriandika Satjadibrata (Dika)
Posisi: Bass
Ttl: Surabaya, 11 Desember
Nama: Marshal Suryarachman (Boyal)
Posisi: Gitaris
Ttl: Jakarta, 7 Maret
Nama: Donnie Cahyadi Sibarani (Donnie)
Posisi: Vokal
Ttl: Surabaya, 17 April 1980
Album Studio:
1. Seharusnya (1997)
2. PerADAban 2000 (Juli 1999)
3. Tiara (Maret 2001)
4. Metamorphosis (2003)
5. Discography (2003)
6. Heaven of Love (2005)
7. Romantic Rhapsody (2006)
8. Cinema Story (2007).
Selengkapnya...

Vagetoz adalah potret anak daerah yang menggebu dalam bermusik. Vagetoz Terbentuk pada Tanggal 12 Mei 1999, Dalam Perjalanannya mereka rajin mengikuti berbagai festival yang digelar di tanah kelahirannya Sukabumi, hingga kota Bandung dan sekitarnya. Pada tahun 2003 Vagetoz ikut manggung pula bareng band papan atas Indonesia, seperti /rif, Samson, Ungu, hingga panggung Soundrenalin
Lalu Tahun 2004 mereka berkesempatan rekaman album kompilasi, yang hanya bermodal satu buah single yang berjudul "Sebaiknya Aku Pergi" . Musik yang diusung basicnya pop, dengan melodi yang tidak rumit, dan lirik lagu yang lugas, apa adanya. Setiap lagu yang dibuat sedapat mungkin dihadirkan sebagai ungkapan perasaan yang sesungguhnya.
Personel:
Nama : Teguh Permana
Posisi : Vokal
Nama : Acep Gunawan
Posisi : Gitar
Nama : Irman
Posisi : GItar
Nama : Budi
Posisi : Bass
Nama : Rudi
Posisi : Drum
Selengkapnya...

Seventeen adalah band asal Yogyakarta yang terbentuk dari lima anak muda, Doni (vokal), Bani (bass), Andi (drum), Yudhi (gitar) dan Herman (gitar) yang senang bermain musik sejak masih duduk di bangku SMU. Kebetulan karena senang nongkrong bareng, mereka sepakat mendirikan grup bernama Seventeen, yang kebetulan sama dengan sebuah nama majalah remaja. Nama ini mereka pilih secara tidak sengaja dengan pertimbangan praktis karena band ini dibentuk tanggal 17 Januari 1999,
pada pukul 17.00 WIB, saat usia mereka masih 17 tahun. Seventeen sengaja menonjolkan ciri khas mereka pada permainan gitar yang lebih dominan dibandingkan instrumen lainnya. Seventeen mencoba mengeksplorasi sound gitar dan vokal yang penuh penjiwaan. Mereka menyebut aliran musik mereka sebagai pop bandel.
Dalam perjalanannya, Seventeen sempat berganti personil dan harus berpisah dengan Doni dalam konteks profesionalisme kerja. Posisinya digantikan oleh Ifan yang memiliki karakter vokal dengan cengkok melayu tapi juga memiliki unsur rock. Hal ini membuat musik yang diusung Seventeen bermetamorfosa dengan konsep yang lebih matang. Sentuhan Piano dan string serta brass section dibeberapa lagu membawa lagu-lagu Seventeen pada new atmosphere.
Personel:
Nama : Yudi Rus Harjanto
TTL : Sleman, 3 Juni 1980
Posisi : Gitar
Nama : Herman Sikumbang
TTL : Tidore, Maluku Utara 17 Maret 1982
Posisi : Gitar
Nama : Riefian Fajarsyah (Ifan)
TTL : Yogyakarta, 16 Maret 1983
Posisi : Vokal
Nama : M. Awal Purbani
TTL : Sleman, 29 Maret 1982
Posisi : Bass
Selengkapnya...

Berawal dari kontes Dream Band yang digelar tahun 2004 lalu, terbentuklah sebuah band bernama Kotak yang terdiri dari para personil yang telah diseleksi sebelumnya yaitu Cella (gitar), Ices (bass), Pare (vocal) dan Posan (drum).
Kotak adalah satu-satunya band yang mengusung jenis musik modern rock dan bernuansa sedikit 'dark'. Dengan menampilkan sound distorsi yang gahar ala band-band nu metal atau modern rock namun juga dengan teknik solo gitar yang keren.
Bisa dibilang, tanpa adanya Dreamband 2004 enggak bakalan ada band yang bernama Kotak. Kotak sebagai juara mendapatkan kesempatan dibuatkan album solo berjudul sama. Dengan formasi dua cowok, dua cewek memang Kotak cukup memikat dengan gaya gothicnya. Simak saja salah satu komentar dari juri Dreamband 2004.
Personel:
Nama : Cella
Posisi : Gitar
Nama : Ices
Posisi : Bass
Nama : Pare
Posisi : Vokal
Nama : Posan
Posisi : drum
Selengkapnya...

Five Minutes adalah sebuah band pop rock yang berasal dari Kota Kembang Bandung berdiri tahun 1994. Kini, Five Minutes digawangi oleh Ricky Tjahyadi (keyboard), Richie Setiawan (vokal), Drie Warnanta (bass), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum).
== Formasi awal ==?? Drie dan Ricky bertemu di awal tahun 1990-an dan sempat membentuk band yang tampil di sejumlah kafe. Namun band ini hanya bertahan selama 2 tahun
Mereka kemudian membentuk Five Minutes bersama Sonny (gitaris) dan Sanny (vokalis) di tahun 1994 untuk mengikuti Fetival Band Se-Jabar DKI di Bandung. Dalam ajang tersebut mereka berhasil menjadi juara 1 dari 102 peserta. Tak lama, mereka pun masuk dapur rekaman. Album perdana mereka bertajuk Five Minutes (1996), yang diikuti oleh Five Minutes 2 (1997), Ouw! (2002), Sekat (2003), dan The Best +5 (2004). Penampilan yang unik dengan mengenakan sarung di panggung, menjadi salah satu daya tarik mereka.
FORMASI BARU
Setelah album The Best, Sanny sang vokalis dan Sonny (gitaris) mengundurkan diri. Ricky dan Drie pun berburu personel baru. Akhirnya Richie (vokal), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum) melengkapi formasi Five Minutes yang baru. Pada bulan Juni 2007, mereka merilis album baru bertajuk Rockmantic. Mereka pun menanggalkan sarung yang selama ini lekat sebagai image mereka.
DISKOGRAFI
* Five Minutes (1996)
* Five Minutes 2 (1997)
* Ouw! (2002)
* Sekat (2003)
* The Best +5 (2004)
* Rockmantic (2007)
* Rockmantic (Repackaged) (2008)
Selengkapnya...

The Changcuters is a Smashing Rock n' Roll band that formed in Bandung, Indonesia in 2004, 19th September. We Offers you a different taste of Rock n' Roll, and we're Proudly say that we are The Next Big Things..
The Changcuters Are :
- Tria Changcut (Lead Vocal, Harmonica And Tamborine)
- Qibil Changcut (Lead Guitar, Keyboard, Vocals )
- Dipa Changcut (Bass And Strange Voices)
- Alda Changcut (Guitars)
- Erick Changcut (Drum and Percussions)
TRIA is phsycotic singer with an extremely strong voice, looks and sounds like Mick Jagger, Jim Morrisson And Steven Taylor Mixed it all together,he has polite attitude but still you can feel Strong Vibration of Rock And Roll Surrounding him And you'll be amazed when you see him perform on stage!!
QIBIL is a good guitar player he got the looks and he got the moves to be a great guitarist..influenced by Noel Gallagher and John Squier, he fills the songs with dinamic sounds and melodies that give you the creeps!!
DIPA has the strongest character in Band..he is the decission maker and always come up with weird idea and stupid lyrics..He also has strange style for a bassist
ALDA is a very good guitarist, he plays perfectly..he is a good looking shy guy and he doesnt speak very often..And the important thing is, he's the genuine heartbreaker..So Girls!! you better watchout...
ERICK..hhhmmm...not much to say about this guy, except..He's GODDAMN GOOD with Drums..Bloody Marvelous!!
THE CHANGCUTERS REPACKAGED ALBUM'S COMING SOON!!
Come and See Us Darlin' and Hear The Album Bangin' On Your Stereo ...Wo'...Maaa'!!!
=========================================================
FOR BOOKING AND INFORMATION, PEASE CONTACT THE ME IS 3 MANAGEMENT:
ASIK ( +62 815 712 5910 ) or ( +62 813 22 547 547 )
IVAN ( +62 8180 911 8899 )
thechangcuters@yahoo.co.uk
Join our mailing list at:
http://groups.yahoo.com/group/thechangcuters
=========================================================
RING BACK TONE (RBT) THE CHANGCUTERS "MENCOBA SUKSES KEMBALI" :
TELKOMSEL / FLEXITONE, TELKOM FLEXI
Dang Ding Dong.....................0112077
Keeprock!..............................0112082
I Luv U Bibeh.........................0112081
Racun Dunia............................0112085
Pria Idaman Wanita..................0112084
Awas Angkot!!..........................0112076
Hey, Nona….............................0112083
Gila - Gilaan............................0112078
Hey..Hey..Hey.. (Kembali)........0112079
Hijrah ke London.....................0112080
Silat Lidah...............................0112086
Stokelan Blues.........................0112087
Untuk aktifasi via SMS, ketik:
RING(spasi)SUB(spasi)KODE RBT kirim ke nomor 1212
RING(spasi)ON(spasi)KODE RBT kirim ke nomor 1212
I-RING INDOSAT
Pria Idaman Wanita..............060785899
Keeprock!............................060786199
Gila - Gilaan.........................060786699
Hijrah ke London...................060786299
Stokelan Blues......................060785799
Silat Lidah............................060785699
Racun Dunia.........................060785999
I Luv U Bibeh........................060786099
Hey Nona…...........................060786499
Hey..Hey..Hey.. (kembali)......060786399
Dang Ding Dong....................060786599
Awas Angkot!!.......................060786799
Untuk aktivasi via SMS, ketik :
SET(spasi)DASAR(spasi)KODE RBT kirim ke nomor 808
XL RBT
Awas Angkot!!...................10110945
Dang Ding Dong................10110946
Gila - Gilaan......................10110947
Hey..Hey..Hey..(Kembali)...10110948
Hijrah Ke London...............10110949
I Luv U Bibeh....................10110950
Keeprock!.........................10110951
Hey, Nona…......................10110952
Pria Idaman Wanita...........10110953
Racun Dunia.....................10110954
Silat Lidah........................10110955
Stokelan Blues..................10110956
Untuk Aktifasi Via SMS, Ketik:
Kode RBT kirim ke 1818
FREN RingGO
Awas Angkot!!.......................011207699
Dang Ding Dong....................011207799
Gila - Gilaan..........................011207899
Hey...Hey...Hey...(Kembali)....011207999
Hijrah Ke London...................011208099
I Luv U Bibeh........................011208199
Keep Rock!...........................011208299
Hey, Nona............................011208399
Pria Idaman Wanita...............011208499
Racun Dunia.........................011208599
Silat Lidah............................011208699
Stokelan Blues.....................011208799
Untuk aktifasi via SMS, ketik :
Ringgo(spasi)Set(Spasi)Kode Lagu Kirim ke nomor 2525
Sumber: http://www.myspace.com/thechangcutersrock
Selengkapnya...

Sedikit cerita tentang d’Masiv….
BICARA skill, band Jakarta bernama D’Masiv ini sebenarnya sudah khatam. Mereka termasuk band festival di Jakarta yang memilih progresif rock sebagai pijakan bermusik. Semua personilnya --dulu-- kerap pamer skill individu untuk menarik perhatian penonton. "Memang, dulu kita ikut sering festival yang biasanya rock progresif," kata Rian, vokalis, ketika ngobrol dengan beberapa waktu lalu.
Personil lainnya, seperti Kiki [gitar], Rama [gitar], Ray [bass] dan Wahyu [drum], termasuk musisi yang awalnya juga kerap mengumbar skill. "Dulu kita memang terpengaruh band-band keras dan mengandalkan skill, seperti Dream Theatre. Jadi bawaannya mau main skill saja," aku Rian jujur. Malah ketika mereka merilis album perdana berjudul ’Menuju Nirwana’ lewat jalur indie, nyaris semua lagunya bermain di area progresif. "Album itu memang kita garap waktu kita masih SMA dan tanpa music director. Jadi memang kencang terus," kenang Rian soal album yang rilis tahun 2004 silam.
Seiring waktu, D’Masiv ternyata menyadari ada kelemahan dari apa yang mereka tonjolkan waktu itu. "Orang tidak bisa menikmati musik kita," tambah Rian. Lama-lama mereka memilih berkiprah di pop-rock dengan lirik dan lagu-lagu yang lebih bisa didengar dengan enak. "Bukan berubah, tapi proses pendewasaan musikalitas kita juga," tambah Rian.
Pilihan band yang terbentuk tahun 2003 ini pun berujung sukses. Mereka terpilih sebagai juara pada helatan salah satu ajang musik nasional. Sebagai kampiun, D’Masiv memang punya skill dan performance yang apik. Secara fashion juga tampaknya sudah dipersiapkan dengan matang.
Sebagai juara, mereka berhak atas album utuh dan tur selama setahun bareng sponsor. Diawali dengan album kompilasi yang juga menjagokan single mereka. "Ya kita sih berharap lagu-lagu yang kita buat ini bisa diterima dengan lebih baik," tegas Rian lagi
Selengkapnya...

MAKNA KATA NIDJI
NIDJI merupakan penyempurnaan nama dari kata �NIJI� yang diambil dari bahasa Jepang yang berarti Pelangi. Para personil telah menyukai dan menyetujui konsep dengan nama itu, karena kata NIDJI sangat merefleksikan warna musik mereka yang beragam serta berbeda satu sama lain, namun bisa membiaskannya dalam satu warna musik.
WARNA MUSIK NIDJI
Konsep musik NIDJI adalah modern rock yang memadukan unsur-unsur lain, seperti progresif, funk, alternatif, dan pop. Grup-grup band yang secara tidak langsung mempengaruhi dan menjadi inspirasi terhadap corak musik NidJi, antara lain L’Arc-en-ciel, Coldplay, Goo Goo Dolls, U2, Radiohead, Smashing Pumpkins, The Verve, Dave Matthews, The Killers, Keane, dll.
SEJARAH NIDJI
Sejarah awal terbentuknya band NIDJI yaitu dari persahabatan antara Rama dan Andro. Persahabatan mereka berkembang terus dalam dunia musik. Selanjutnya bersama Ariel yang telah bergabung dengan mereka, terciptalah sebuah lagu berjudul “Maria”. Namun lagu itu belumlah sempurna dan masih membutuhkan sentuhan vokal. Kemudian mereka bertemu dengan Giring yang selanjutnya dapat melengkapi lagu �Maria� dengan mengisi vokal pada lagu tersebut. Setelah itu, Andro merekomendasikan Adri yang sebelumnya telah sering melakukan jam session bersamanya untuk menempati posisi sebagai drummer. Mereka berempat ( Ariel, Andro, Adri dan Giring )lalu menghubungi Rama yang sempat terpisah sebelum terciptanya lagu �Maria� untuk mencoba bermain musik bersama hingga akhirnya menemukan kecocokan visi dan misi. Pada awal Februari tahun 2002, terbentuklah NIDJI dalam formasi awal. Lalu pada awal April tahun 2005, NIDJI menambah personilnya menjadi 6, yaitu seorang keyboardist bernama Randy yang merupakan sahabat dari Giring, sang vocalist.
Sumber : http://www.musica-studios.co.id
Selengkapnya...

DRIVE terbentuk di Jakarta pada Tahun 2003 berawal dengan nama FLOW dengan personil pada saat itu Vokal : Nivel (Skrg-FOOTNOTE), Gitar : Budi (ex-LAKUNA), Bas : Eko (ex-LAKUNA), dan Drum : Richard (ex-UNGU) adalah persaudaraan antara Budi dan Eko yang membentuk band ini dengan memainkan konsep American Rock 90's setelah membuat beberapa lagu dan demo banyak hal dilalui maka seiring jalanya waktu pula Nivel dan Richard keluar maka Genky Gutawa
(A&R Waner Music Indonesia) merekomendasikan Abun (ex-DR.PM skrg KELASIK) sebagai Vokalis FLOW, maklum LAKUNA dan DR.PM adalah band yang bernaung dibawah label yang sama yakni Waner Music Indonesia, dan Abun pun resmi menjadi vokalis. Lalu ia menggamit teman band-nya semasa SMA yakni Adi (ex-AURA) untuk menjadi Drumer FLOW.
Pada Tahun 2003 akhir, Eko diterima bekerja sebagai Sound Engineer di Aquarius Musikindo maka dia mengundurkan diri dari FLOW, dan posisinya digantikan oleh Irwan (ex-KINTAMANI) yang dulu merupakan crew dan juga Additional Guitar di LAKUNA.
Tahun 2004 FLOW berniat untuk rekaman dan berhasil sign kontrak dengan salah satu Indie Label yang diproduseri oleh teman kami Adit (skrg-EDANE) sebanyak 2 album. Namun disaat memulai recording dikarenakan suatu hal Abun sang vokalis tidak bisa meneruskan proses recording dan melanjutkan perjuangan FLOW. Hingga beberapa bulan kemudian posisi Abun digantikan oleh Avan (ex-ZOOM/Kompilasi Mentos BMG) namun seiring dengan sibuknya sang produser dengan bisnis baru industri garmennya yang bernama HIPBONE maka atas persetujuan kedua belah pihak perjanjian tersebutpun batal terlaksana.
Setelah posisi Abun digantikan oleh Avan perjalanan Band pun sempat vakum lama, hingga di tahun 2004 akhir FLOW meminta Robert untuk membantu menangani Manajemen FLOW maka dengan memiliki team & perangkat yang minim FLOW banyak menjajal acara-acara musik di Jakarta saat itu.
Di pertengahan Th. 2005 Ixan (skrg KAMASUTRA) masuk menggantikan sementara posisi Irwan sebelum akhirnya Dygo (ex-AKAR) menjadi basis tetap band ini yang menjadikan band ini lebih bertenaga namun dikarenakan Avan sibuk dengan band Top 40 nya (S.T.U.P.I.D) mangung di luar kota selama beberapa bulan maka FLOW berniat mencari Vokalis baru hingga diketemukanlah Anji (ex-TOPENG/Juara I Asean Beat 2004) yang kehadirannya mampu memberi warna baru dan fresh pada musik FLOW, dan paling utama kehadirannya membuat band menjadi lebih berkarakter. Dan pada tahun yang sama pula FLOW pun berganti nama menjadi DRIVE, dikarenakan muncul Band baru menggunakan nama FLOW di Program musik Acara TV yakni Dream Band 2.
Tahun 2006 menjadi titik awal perjuangan DRIVE, dengan bermodalkan materi yang cukup dan apik maka DRIVE mencoba melempar materi demo musiknya ke tiap major label & Produser Music di Jakarta, dan sambil menunggu jawaban DRIVE banyak mengisi kesibukan dengan manggung di berbagai tempat dari mulai yang non budget, fee transport atau mendapat konsumsi saja hingga dibayar secara profesional. Sampai saat ini sudah puluhan acara telah DRIVE jamah dari mulai Pensi SMA hingga acara gathering perusahaan ini berguna mencari pengalaman dan pendewasaan dalam bermusik secara live.
Dan pada bulan Juli 2006 DRIVE mencoba mengikuti audisi untuk bermain di ke'ku:n Cafe bilangan Kemang hingga akhirnya DRIVE berhasil dapat mengisi acara tiap Jumat malam setiap Minggunya lalu berubah menjadi Sabtu malam tiap Minggu 1 & 3 membawakan lagu-lagu alternative secara live akustik.
Hingga akhirnya di penghujung Tahun 2006 DRIVE berhasil memikat E-MOTION Entertainment, adalah Piyu PADI yang berhasil menemukan gairah dan semangat dalam bermusik DRIVE dan pada tanggal 7 Desember DRIVE mengikat kerjasama kontrak 2 Album dengan E-MOTION Entertainment dengan Piyu sendiri sebagai Produser Musik DRIVE.
Proses Rekaman pun dimulai pada awal Januari 2007 di PAZ Studio milik Piyu di bilangan Cinere untuk Musik Dasar & Rhytem Section, Take Strings di Studio Erwin Gutawa Antasari serta take Vocal di C-PRO Studio Manggarai Tempat dimana Adi Sang Drumer bekerja sebagai Sound Engineer selama ini, Bulan Februari dilakukan Proses Mixing di Aluna Studio oleh Eko Sulistiyo yang notabene adalah Ex-Basis di band ini. Dan selanjutnya proses mastering di Slingshot Studio oleh Stephan Santoso.
Album yang bertajuk Esok Lebih Baik ini akan direncanakan mulai rilis pada bulan Maret 2007, Dengan berisikan materi 11 lagu apik yang siap hadir dalam blantika nusik Indonesia saat ini. Terima Kasih Kepada semua yang telah membantu hingga terwujudnya album yang kami nanti-nantikan ini. PEACE, LOVE & ROCK N' ROLL.
Management : Robert, Irwan E-Motion Entertainment
Jl. Blora No. 5 Jakarta Pusat Telp. 021-3103888
www.e-motion.co.id
Sumber : http://www.drivemaniacs.com/index.php?pil=con_biography
Selengkapnya...

Sebuah nama tanpa arti. Sengaja dibuat tidak berarti, tidak mengarah pada sifat apapun, tidak asumtif. Semua agar para personel nya selalu terpacu untuk terus berkarya, berusaha mencari makna Letto dengan semua proses kreatif yang mereka lakukan. letto.jpgBertemu pertama kali di SMU 7 Jogja, dan mulai berkesenian di berbagai bidang. Seperti teater, musik kontemporer plus gamelan, bikin script film, bikin berbagai macam desain cover kaset dan tetek bengeknya... Dan Alhamdulillah mereka berteman baik dengan kesenian.
Selepas SMU, karena kuliah dan kesibukan masing-masing, mereka pun sempat berpisah dan frekuensi berkumpul menurun drastis. Tapi di akhir tahun 99 mereka bisa berkumpul lagi. Dari menjadi buruh bangunan untuk GEESE (studio), mereka mengelola dan bisa memakai studio. Sedikit demi sedikit mereka iseng bikin lagu dan direkam... ternyata banyak orang bilang lagunya enak.
Anak-anak Letto tidak berusaha menjadi siapapun atau apapun dalam berkreasi dan bermusik. Musik bagi mereka bukan satu-satunya tujuan saat itu dan sekarang, karena musik hanya bagian dari seluruh proses kreasi yang mereka niati dan jalani. Motif mereka ini hanyalah bekerja keras membuat lagu dan mengharap Tuhan mau sedikit berlapang menjatuhkan rahmat ekstra nantinya.
Letto tetap ingin berkreasi menghasilkan karya-karya yang bisa menyenangkan diri sendiri dan Insya Allah juga orang lain. Menganggap bahwa tiap peristiwa yang terjadi dalam hidup adalah belajar. Belajar bertahan hidup, belajar mengambil hikmah, belajar bertahan dalam kondisi apa pun, belajar untuk tetap rendah hati dan belajar untuk yang lain-lain juga. Istiqomah adalah teori dan praktek yang selalu diusahakan ada dalam perjalanan Letto. (musica-studios.co.id)
Selengkapnya...

Ungu adalah grup musik Indonesia yang beranggotakan Pasha (penyanyi), Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), dan Rowman (drum). Sampai tahun 2007 mereka telah menghasilkan 4 album dan 2 album mini.
Karir
Ungu terbentuk tahun 1996. Motor pembentuknya adalah Ekky (gitar) dan saat itu vokalisnya adalah Michael, sedangkan drum dipegang oleh Pasha Van derr Krabb. Tahun 1997, saat Ungu hendak manggung, Pasha Van derr Krabb ‘menghilang’ dan posisinya digantikan oleh Rowman. Enda yang sebelumnya adalah roadies-nya Ekky juga ikut bergabung dengan Ungu.
Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku. Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy. Ke dua lagu tersebut adalah “Hasrat” dan “Bunga”. Single pertama album ini, “Bayang Semu” menjadi ost. sinetron ABG (RCTI). Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.
Saat hendak masuk dapur rekaman untuk album kedua, Ekky memutuskan keluar. Oncy yang saat itu baru keluar dari Funky Kopral dipilih untuk menggantikan Ekky. Album kedua Ungu Tempat Terindah dirilis Desember 2003. Album ini menjagokan “Karena Dia Kamu” sebagai single pertama dan “Suara Hati” dipilih sebagai single kedua. Baru empat bulan dirilis, penjualannya telah mencapai 80.000 (delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan album pertama yang ‘telah’ mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam hitungan waktu satu setengah tahun.
Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye, “Senyawa”.
Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang ketiga dengan single “Demi Waktu”, Ungu mendapat double platinum. Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan Desember 2005. Gaung “Demi Waktu” merambah negeri Jiran, Malaysia. Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana. SRC, perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.
Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu yang dirilis September 2006. Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah terjual sebanyak 150 ribu keping. Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan ‘Inspiring’ atas album religi SurgaMu. Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres, Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.
Dalam Penghargaan MTV Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite Group/Band/Duo, Best Director “Demi Waktu” Abimael Gandy, dan Video of the Year “Demi Waktu”.[7]
Ungu dengan dukungan “A Mild Live Productions” dan “Trinity Optima Productions” membuat buku biografi. Buku yang diberi judul “A Mild Live Ungu Book Magazine” itu diluncurkan pada Kamis, 10 Mei 2007, di Jakarta.[8] Dicetak sebanyak 40 ribu eksemplar, buku tersebut memuat biografi masing-masing personil, diskografi Ungu, foto-foto, dan bahkan chord lagu-lagu Ungu.
Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue yang dilarang edar. Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat Stroberi yakni dua lagu baru, “Disini Untukmu” dan “Sahabatku”, serta mengikutkan lagu “Berjanjilah” dari album ketiga mereka Melayang.
Dalam ajang “SCTV Music Awards 2007″ di Balai Sidang Jakarta (JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan. Album SurgaMu yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan ‘Album Religi’, ‘Lagu Paling Ngetop’ dan ‘Video Klip Paling Ngetop’ untuk lagu “Andai Kutahu”. Sedangkan Melayang dengan lagu andalan “Tercipta Untukmu” memenangkan kategori ‘Album Pop Rock Duo/Grup’.
Ungu kembali merilis album reguler keempatnya bertajuk Untukmu Selamanya. Album ini di-launching di empat negara sekaligus, yaitu 9 Agustus 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Agustus 2007 di Singapura, 12 Agustus 2007 Hongkong dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Lagu andalan dalam album ini antara lain, “Kekasih Gelapku”, “Cinta dalam Hati”, “Apalah Arti Cinta” dan “Ijinkan Aku”.
Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk Para Pencari-Mu. Dalam album ini Ungu berkolaborasi dengan ustad Jeffry Al Buchori.[13] Album ini hanya berisi lima lagu, yaitu “Para PencariMu”, “Sembah Sujudku”, “Surga Hati”, “Sesungguhnya”, dan “Tuhanku”. Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.
Ungu kembali meraih penghargaan untuk kategori ‘Band Ngetop’ di ajang SCTV Awards 2007, yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, Jumat, 24 Agusutus 2007. Dalam ajang itu, Ungu berhasil menyisihkan grup band lainnya, seperti Ada Band, Peterpan, Radja, dan pendatang baru yang mendadak populer, Kangen Band. Pada tahun 2007, Ungu bersama Samsons dan Naff, dijuluki ‘The Rising Star’ band oleh penyelenggara konser musik akbar Soundrenaline, A Mild Live Productions dan Deteksi Productions, juga oleh raksasa label rekaman Musica Studio.
Kasus
Ketenaran, selain membawa penggemar yang banyak, juga menimbulkan dampak negatif. Seringkali konser Ungu ‘memakan’ korban. Saat konser di Mojokerto, Jawa Timur, 30 Maret 2006, puluhan wanita pingsan. Sembilan bulan kemudian, tepatnya 19 Desember 2006, konser “Popcoholic with Ungu” di Stadion Widya Mandala Krida, Kedungwuni, Pekalongan berakhir dengan kericuhan yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan enam lainnya luka serius karena terinjak-injak dan kekurangan oksigen ketika puluhan ribu orang berdesakan keluar usai menyaksikan konser mereka.
Kehidupan religius dan sosial
Selain mengeluarkan 2 album religi, pada pertengahan 2007, kelima personel Ungu bersama-sama menunaikan ibadah umroh untuk pertama kalinya. Ungu pun berupaya menciptakan hubungan yang lebih intim dengan penggemarnya, dengan memberikan beasiswa kepada lima penggemar Ungu yang kurang mampu.
Album
* 2002: Laguku
* 2004: Tempat Terindah
* 2005: Melayang
* 2007: Untukmu Selamanya
Album Religi
* 2006: SurgaMu
* 2007: Para PencariMu
* 2008: Aku Dan Tuhanku
Album Soundtrack
* 2007: Coklat Stroberi OST
* 2007: Ayat-Ayat Cinta OST
Selengkapnya...

Perjalanan karier
Awal terbentuk
Pada tahun 1997, Andhika (kibor) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.
Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama). Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.
Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O’Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock seperti Nirvana, Pearl Jam, Cold play, U2, Creed, dll. Saat di café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive) yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang dikirim untuk demo, “Sahabat”, “Mimpi Yang Sempurna”, dan “Taman Langit”, terpilih lagu “Mimpi Yang Sempurna” untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.
Taman Langit
Perusahaan rekaman Musica Studios pun tak melewatkan potensi peterpan. Musica mempercepat pengajuan kontrak untuk debut album peterpan. Akhirnya debut album peterpan bertajuk Taman Langit dirilis bulan Juni 2003. Tak dinyana, album itu mampu terjual di atas angka 650.000 kopi. Atas prestasi tersebut, mereka menerima Multi Platinum untuk album Taman Langit.
Tak hanya jumlah penjualan, peterpan juga sukses mencetak rekor konser maraton di enam provinsi dalam tempo 24 jam pada tanggal 18 Juli 2004. Konser bertajuk “LA Lights Peterpan 24 Jam Breaking Record” itu dimulai di Medan, Sumatra Utara sekitar pukul 07.55 sampai 08.40 WIB. Dari sana, mereka lalu melanjutkan di Padang, Sumatra Barat sekitar pukul 10.45 hingga 11.30 WIB. Pada jam 12.55 hingga 13.40 WIB, Peterpan konser di Pekanbaru, Riau, terus Lampung pada jam 16.25 sampai 17.10 WIB. Ariel lantas membuka konser di Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 19.45 dan berakhir pada 20.30 WIB. Konser Peterpan ditutup di Surabaya sekitar pukul 22.15 sampai 23.00 WIB. Atas prestasinya ini, mereka berhak dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).
Bintang di Surga
Tak lama menanti, peterpan kembali merilis album ke-2 bertajuk Bintang di Surga di bulan Agustus 2004. Dalam waktu 2 minggu, album itu telah terjual 350.000 kopi, dan di awal Januari 2005 telah menembus 1,7 juta kopi. Album yang menjagokan “Ada Apa Denganmu” ini sebulan kemudian (Februari 2005) menembus 2 juta kopi. Dan menurut catatan, album kedua peterpan ini mampu terjual sebanyak 3 juta kopi. Nilai yang cukup fantastis, mengingat saat itu sang vokalis, Ariel sedang tersandung masalah. Ariel dikabarkan telah menghamili mantan kekasihnya, Sarah Amalia.
Tahun 2005 juga menjadi tahun ‘kejayaan’ bagi peterpan, tak hanya dari sisi penjualan album, tapi juga penghargaan. Di awal tahun 2005, peterpan telah meraih penghargaan sebagai artis favorit Indonesia di MTV Asia Aid pada tanggal 9 Mei 2005 di Bangkok. MTV Asia Aid adalah nama lain ajang MTV Asia Awards 2005 yang bisa digelar rutin tiap tahun. Perubahan ini sebagai bentuk kepedulian MTV Internasional atas bencana gempa dan gelombang tsunami yang menerjang di 11 negara, 26 Desember 2004.Dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2005, peterpan menempati urutan teratas nominasi dengan memperoleh 11 nominasi. Empat di antaranya dicetak lewat lagu “Ada Apa Denganmu”. Dari 11 nominasi itu, peterpan memenangkan 7 penghargaan, antara lain untuk gelar band terbaik, album terbaik, grafis desain album terbaik dan karya produksi terbaik, semua itu berkat album Bintang di Surga. Pada ajang SCTV Music Awards 2005, peterpan mendapat penghargaan di kategori Album Pop Group Ngetop dan Lagu Paling Ngetop. Setelah tahun sebelumnya juga mendapat Group Pendatang Baru Terngetop. peterpan juga meraih kategori Band Paling Ngetop di SCTV Award 2005
Di tahun 2005, peterpan kembali merilis 2 album. Meski kali ini mereka tidak merilis album ‘utama’. Yakni VCD Untuk Sahabat Peterpan yang berisi Orginal VCD Karaoke termasuk video klip serta dokumentasi saat mereka melakukan breaking record konser selama 24 jam di 6 kota. dan album soundtrack film Alexandria.
Perpecahan
Pada tanggal 4 November 2006, Andika dan Indra, resmi keluar dari anggota band. Kedua mantan personil ini pada akhirnya membentuk kelompok lainnya yang diberi nama The Titans.
Pasca keluarnya Andika dan Indra, posisi mereka ditempati oleh dua pemusik tambahan, yaitu Lucky dan David. Dengan formasi tambahan ini, Peterpan merilis, Hari yang Cerah. Acara launching album ini juga dibuat lain karena dilakukan di dua negara. Di RUUMS Kuala Lumpur pada 25 Mei 2007 setelah itu di Bandung di Monumen Pahlawan Gazebo dan disiarkan secara live di 6 stasiun televisi.
Album ini diklaim sebagai album terakhir mereka dengan nama “Peterpan”. Ariel mengklaim bahwa pada akhirnya mereka akan melepaskan nama Peterpan dan menggunakan nama lainnya.
Meski tanpa foramsi utuh seperti dulu, peterpan masih mampu memperlihatkan ‘taring’nya. Di bulan September 2007, mereka mendapat kehormatan untuk mengikuti acara “Song Festival” di Korea Selatan. Sebelumnnya, peterpan juga masih mampu mengantongi penghargaan sebagai Best Favorite Artis Indonesia MTV Asia Award 2006 dan Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award 2006.
Kerusuhan di konser
Sama seperti grup band tenar lain di Indonesia, konser peterpan pun tak lepas dari masalah. Pada tahun 2006, saat konser di stadion Harapan Bangsa Lhongraya Kota Banda Aceh tanggal 22 Februari 2006, sedikitnya 30 orang penonton pingsan, terbanyak diantaranya adalah remaja putri. Tak hanya itu, konser ini pun dinilai melanggar undang-undang Syariat Islam yang telah diberlakukan secara kaffah (menyeluruh) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) karena bercampurnya penonton pria dan wanita di dalam lapangan pertunjukan.
Akibat kerusuhan saat konser bukan hanya menimpa penonton, tapi juga anggota band yang tampil. Hal ini terjadi saat peterpan konser di Stadion Bima Cirebon, 11 April 2006. Hujan batu dilemparkan para penonton tak berkarcis di luar Stadion, akibatnya tak hanya belasan penonton dilarikan ke berbagai rumah sakit akibat lemparan batu, tapi juga sang vokalis, Ariel, yang tak luput dari hujan batu tersebut. Ariel terkena lemparan di bagian dada sehingga langsung diamankan ke luar Stadion. Akibat peristiwa itu konser menjadi terhenti di saat peterpan membawakan lagu kelimanya “Mungkin Nanti” sekitar pukul 20.30 WIB.
Album
* Taman Langit (2003)
* Bintang di Surga (2004)
* Video Karaoke Peterpan - Sahabat Peterpan (2005)
* OST. Alexandria (2005)
* Hari yang Cerah (2007)
Penghargaan
Tahun 2002
* Rookie of the Year 2002 versi Majalah Hai
Tahun 2004
* Group Pendatang Baru Terngetop SCTV Music Award
* Triple Platinum Album Taman Langit
* Rekor MURI – Konser 6 Kota 24 Jam - 18 Juli 2004
Tahun 2005
* Best Favorite - Artis Indonesia MTV Asia Award - Februari 2005
* Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award - Mei 2005
* Lagu Paling Ngetop, SCTV Music Award - Mei 2005
* Band Paling Ngetop di SCTV Award - Agustus 2005
* Penjualan Album Terbaik Sepanjang Tahun, MTV Music Award – September 2005
* Grup pop terbaik melalui lagu “Ada Apa Denganmu” AMI Awards 2005 - November 2005
* Lagu pop terbaik “Ada Apa Denganmu” AMI Awards 2005 - November 2005
* Band Pop alternatif terbaik melalui lagu “Kukatakan Dengan Indah” AMI Awards 2005 - November 2005
* Album Terbaik Bintang di Surga AMI Awards 2005 - November 2005
* Grafis desain album terbaik Bintang di Surga AMI Awards 2005 - November 2005
* Karya produksi terbaik Bintang di Surga AMI Awards 2005 - November 2005
* Anugerah Carta Era - Lagu Rock Pilihan & Carta Terbaik
Tahun 2006
* Best Favorite - Artis Indonesia MTV Asia Award - April 2006
* Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award - Mei 2006
Selengkapnya...

